dodge tomahawk

dodge tomahawk
Showing posts with label bisnis. Show all posts
Showing posts with label bisnis. Show all posts

Tuesday, 26 August 2008

Dji Sam Soe BRANd LegeN


J ika Dji Sam Soe adalah manusia, semestinya sudah tua rents tidak berdaya. Itu pun kalau masih hidup, karena amat jarang manusia yang bisa bertahan hidup hingga lebih dari 90 tahun.
Namun, ini berbeda. Rokok Dji Sam Soc justru terlihat makin kokoh di usianya yang ke-95 tahun - diluncurkan pertama kali pads 1913. Bahkan di antara merek-merek lain, Dji Sam Soe yang bermakna fatsal 2-3-4 terlihat paling bugar dan meyakinkan, meskipun berada di kategori yang belakangan kian terjepit oleh berbagai aturan: rokok keretek.

"Ya,ekuitas dan awareness Dji Sam Soe memang sangat tinggi," ungkap Stephanus L. Kurniadi, ManajerMerck PT HM Sampoerna Thk. (HMS).
Yang menarik dari perjalanan merek yang sudah sepuh ini, pemiliknya tidak pernah mengubah merek, bentuk dan kemasan secara signifikan. Dari dulu, kemasanDji Sam Soe hampir tak pernah berubah. Begitu pula rasanya, masih tetap sama, seperti ketika pertama kali diracik oleh Liem Seeng Tee -- pendiri HMS. "Yang membuat Dji Sam Soe spesial adalah sudah sekian lama tidak berubah, tapi makin diterima oleh berbagai kalangan. Dari kelompok sosial A sampai E menjadi konsumen setia Dji Sam Soe," ujar Stephanus menegaskan.
The Indonesia BestBrand Survey 2008 jugs mendapati temuan yang sama. Dji Sam Soe menempati peringkat pertama untuk kategori rokok keretek, dengan nilai Brand Value 41,0, jauh meninggalkan Gudang Garam, peringkat kedua, dengan skor 17,7. Ini merupakan kali keenam secara berturut-turut Dji Sam Soe terpilih sebagai merek terbaik.
Pada setiap variabel yang diukur, Dji Sam Soe selalu muncul sebagai peraih skor tertinggi. Untuk variabel Top of Mind Ad, Dji Sam Soe meraih skor 46,8; Top of Mind Brand, ,5; BrandShare,,2dan Satisfaction, ,7. Padahal, survei dilakukan dengan sebaran responden yang cukup merata, yaitu 25,2% dari SESA,19,3% dari SES B, 45,5% dari SES C dan 10% dari SES D/E. Padahal pula, jika dilihat dari sisi harga, Dji Sam Soe tergolong tinggi dibanding merek-merek lain di kategorinya.
Becermin pads data statistik di atas, terlihat jelas bahwa Dji Sam Soe sangat sulit digeser pemain lain di kategori rokok keretek. Stephanus mengatakan, hasil survei ini merupakan akumulasi citra Dji Sam Soe yang dibangun dari awal kemunculannya, sebagairokokyangmengutamakankepuasan penikmatnya, dari sisi rasa dan citra produk yang premium. "Start kami memang sudah bagus," ungkap pria yang ditunjuk sebagai Manajer Merek Dji Sam Soe pads Februari 2008 ini.
Tak hanya mereknya yang kian dikenal masyarakat, penjualan Dji Sam Soe dari waktu ke waktu pun terus meningkat. Bahkan, hingga sekarang merek ini masih menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan HMS. Sayang, Stephanus enggan merinci lebih detail besarnya kontribusi merek besutannya terhadap omset HMS. "Pokoknya, yang terbesarlah," kata pria yang sebelumnya menangani produk Marlboro keretek ini.
Menurut Stephanus, kendati Dji Sam Soe memiliki begitu banyak keunggulan, keberhasilan yang ditorehkan saat ini tidak diperoleh dengan mudah. Termasuk, tatkala merek ini sudah demikian dikenal masyarakat seperti sekarang. "Perjuangannya sama beratnya dengan merek-merek lain," ujarnya seraya menyebutkan, saat ini kompetisi sedemikian ketat sehingga tak boleh lengah sedikit pun.
Secara berkala HMS terus melakukan tracking terhadap ekuitas merek andalannya ini. Walauengganmenyebutrinciannya, Stephanus mengakui, riset terhadap konsumen sangat menentukan strategi Dji Sam Soe. "Saya tidak bisa sebutkan frekuensinya, demikian juga hasil risetnya. Yang pasti, kami berkoordinasi terus dengan research agency," ujarnya merahasiakan hasil survei consumer insight-nya.
Stephanus mengatakan, salah satu kemudahan dalam mengelola merek Dji Sam soe

adalah kualitasnya yang sudah dikenal sangat baik. Saat ini, yang dilakukan HMS hanya berupaya terus mempertahankan kualitas tinggi dengan menerapkan sistem kendali mutu yang ketat. Tembakau yang digunakan hares dipastikan sesuai dengan spesifikasi standar Dji Sam Soe, yaitu tembakau kelas satu dengan usia yang sudah ditetapkan. Selebihnya, HMS hares berpikir keras agar performa Dji Sam Soe dapat terns meningkat di tengah iklim persaingan yang semakin ketat ini.
Salah satu faktor yang jadi pusatperhatian HMS adalahkomunikasipemasaran. Stephanus menyebutkan, dia beserta timnya terus merancang berbagai strategi komunikasi yang pas untuk Dji Sam Soe, baik di lini atas (above the line) maupun lini bawah (below the line). Berbicara komunikasi lini atas, produk rokok punya banyak keterbatasan terkait peraturan pemerintah yang melarang produsen rokok beriklan di jam-jam tertentu dan tidakbolehmenampilkan fungsi produk. Karenaitu, Man produkrokok selalu bermain dengan citra atau persepsi.
Demikian juga Dji Sam Soe. Rokok yang yang sarat filosofi sempurna atau "Sampoerna" serta kepercayaan pada angka keberuntungan 9 -- antara lain, gambar bintang yang berjumlah 9 dan angka 234 yang jika dijumlahkan hasilnya 9 -- ini juga kerap menampilkan Man yang menunjukkan kelas produknya, baik di televisi, radio maupun billboard. Stephanus menjelaskan, dalam mengembangkan iklan, HMS menggunakan pendekatan top-down. "Kami yang menentukan brand ini essence-nya apa saja. lalu segmen yang karni bidik siapa saja, barn dari sana kami brief agensi yang menangani Man tersebut."
Menurut Stephanus, yang terpenting dalam mengembangkan Man adalah hares jelas what the brand stand for. "Ini tidak boleh berubah," katanya tegas. Dia menyebutkan, zaman boleh saja berubah, tapi untuk membuat suatu merek tetap relevan dengan zaman, tidak hares mengubah value. "Value Sam Soe adalah kualitas," ujarnya.
Lewat pendekatan tersebut,1-IMS selalu bisa menghasilkan iklan-iklan yang sesuai dengan value Dji Sam Soe. Antara lain, Man yang pernah tampil di layar kaca:

Penambang Batu Mulia" dan "Arung Jeram". Atau, Wan yang mengusung "Kesempurnaan dari Keahlian"yang divisualkan dengan aktivitas pilot pesawat tempur.
Lamanya pemutaran satu sceen iklan juga ditata dengan apikolehHMS. Stephanus menyebutkan, sebuah Wan tidak boleh terlalu lama tayang di teve. Sebab, efektivitasnya cenderung turun. Hal yang sama jugaberlaku untuk billboard. "Kecenderungannya, orang melihat billboard itu sekali saja, setelah itu tidak nengok lagi," ujarnya seraya mengatakan, Problem Solve Inc.-lah yang membantu HMS dalam merancang iklan-iklan Dji Sam Soe dalam lima tahun terakhir.
Dalam hal belanja iklan, keberanian HMS tidak perlu diragukan. Bahkan, berdasarkan data dalam laporan keuangan HMS hingga akhir kuartal 11/2008, total biaya Wan dan promosi yang dikeluarkan HMS mencapai Rp 473,4 miliar atau sekitar 25% dari total beban usaha perseroan yang mencapai Rp 1.619,51 miliar.
Data Nielsen Media Research pun mengungkap kecenderungan yang sama. Belanja iklan Dji Sam Soe dari tahun ke tahun tergolong cukup besar. Tahun 2006, total uang yang dibelanjakan HSM untuk mengomunikasikanDji Sam Soe di berbagai media mencapai Rp 165,56 miliar. Jumlah yang hampir sama juga dikeluarkan pada 2007, yaitu Rp 163,56 miliar. Sementara hingga akhir semester 1/2008, belanja iklan Dji Sam Soe Rp 65,961 miliar.
Dalam hal promosi lini bawah, Dji Sam Soe tak kalah agresif. Namun, sama seperti pads jalur lini atas, kegiatan lini bawah Dji Sam Soe juga disesuaikan dengan value mereknya. Dalam hal ini, fokus Dji Sam Soe ada pada tiga event: sepak bola, usaha kecilmenengah dan musik jazz. Tiga jenis kegiatan ini juga menyiratkan strategi komunikasi Dji Sam Soe yang ingin menjangkau seluruh level sosial-ekonomi masyarakat. Sepak bola lokal (umumnya) untuk level bawah, UKM untuk kalangan pebisnis menengah, dan jazz untuk level atas.
Sejak 2005, Dji Sam Soe tercatat sebagai sponsor utama kejuaran sepak bola yang bertajuk Copa Dji Sam Soe. Stephanus menjelaskan, event ini dipilih tak lain karena dianggap memiliki spirit

by : swa

bisnis wiSATA air

Ingin berkecipak-kecipuk sembari merasakan sensasi gelombang laut, mengarungi dahsyatnyaombak, atau memacu adrenalin dengan meluncur pada ketinggian puluhan meter dengan belokan dan putaran sampai 360 derajat? Silakan kunjungi objekwisatayangmenawarkan sensasi petualangan di air, yang kini makin marak saja. Tidak hanya di seputarJabotabek, tapi juga di kota-kota lain seperti Solo, Blitar, Surabaya, Kuta dan Palangkaraya.
Lihat saja, saat liburan sekolah Juli lalu, Water Boom Cikarang, Atlantis Water Adventures, Eldorado Cibubur, Ocean Park, dan The Jungle disesaki lautan manusia. The Jungle yang berlokasi di Bogor, misalnya, dipenuhi 13 ribu orang per hari. Ocean Park Water Adventure BSD City pun mampu menggaet lebih dari 12 ribu orang sehari. Water Boom Cikarang, Bekasi, yang boleh dibilang pelopor wisata air di jabotabek dalam dua tahun terakhir telah dikunjungi lebih dari 500 ribu orang. Tak hanya pada liburan sekolah, hari libur seperti Minggu pun taman-taman air ini menjadi pilihan banyak keluarga untuk rekreasi.

Legitnya bisnis ini membuat sejumlah investor dan pengembang berlomba membangun sarana wisata air. The Jungle yang berlokasi di area] Bogor Nirwana Residence (BNR) dihadirkan sebagai salah satu fasilitas pelengkap perumahan yang berada di bawah kaki Gunung Salak ini. Hendry Harmen, Chief BusinessDeoelopmentOicerBNR, mengklaim The Jungle sebagai wahana wisata yang termodern dan terlengkap di Indonesia. Semua fasilitas

dipersiapkan oleh beberapa tim ahli dari Australia, Kanada dan Belgia. "Mungkin untuk The Jungle saja bisa mencapai sekitar Rp 200 miliar," ujarnya ketika ditanya ihwal investasinya.
Dengankonsepwisataedutainment, The Junglememilikiberbagaifasilitas yang tak dijumpai di kompleks wisata sejenis, seperti 4D theater, fountain futsal, giant aquarium, bird park, dry park lazy pool racer slide dan leisure pool. Dengan harga tiket masuk Rp 30.000/orang -- Rp 25.000/orang untuk rombongan di atas 20 orang, The jungle yangbaru diresmikan akhirJanuari lalu mampu menyedot animo masyarakat yang ingin menikmati liburan. "Saat musim libur yang lalu, satu hari pernah mencapai 13.000 orang," ujar Hendry. Saat liburan sekolah lalu, Hendry mencatat hadirnya 150-200 bus per ban*. Sejak dibuka hingga Juni lulu, The Jungle telah dikunjungi 600 ribu orang. "Target kami sampai akhir tahun ini 1,2 juta pengunjung, dan insya Allah akan terwujud," ucapnya.
Ocean Park, menurut Idham Muchlis, Manajer Senior Komunikasi

Korporat PT BSD City, berupaya menghadirkan suasana kawasan pantai dan laut bagi pengunjung sebagai daya tank. "Kami hadirkan suasana laut di sini, tapi sekarang banyak juga yang mulai meniru," katanya. Namun, Idham buru-burn menambahkan, hal itu sah-sah saja. Karena itu, Ocean Park berupaya membenkan suasana lain. Di antaranya, rumah makan yang menunya berhubungan dengan laut dan toko-toko yang menjual merchandise yang mendukung suasana laut. Berapa investasi untuk membangun Ocean Park yang menghadirkan berbagai wahana air dengan tema laut terbesar di Asia Tenggara ini? "Kami jarang mengungkapkan. Menurut ahli sekitar Rp 30 miliar, tapi mungkin lebih dari itu," ujarnya berkilah.
Ocean Park yang menempati lahan seluas 3,5 hektare ini, dikatakan Idham, mampu menampung 4.000-6.000 orang. Dengan harga tiket masuk Rp 60 ribu, rata-ratakunjungan di hari biasa mencapai 1.000-2.000 orang. Untukmemasarkan Ocean Park, Idham melakukan kerja sama dengan berbagai pihak seperti penerbit kartu kredit, dan menawarkan paket liburan ke beberapa perusahaan.
Kehadiran Ocean Park di kawasan BSD City merupakan upaya menjadikan BSD tidak hanya sebagai kota dengan permukiman skala besar, tapi juga kota mandiri dengan sarana dan fasilitas berwisata bagi penghuninya. Langkah ini sebenarnya sudah dilakukan pengembang lain, seperti Kota Wisata yang menawarkan Eldorado, Pantai Indah Kapuk yang membangun Water Boom, dan tentu saja Lippo Cikarang yang menghadirkan Water Boom lebih dan 10 tahun lalu. Menurut Ria Rohana Sormin, staf Public Relations PT Lippo Cikarang pembuatan Water Boom dan sarana lainnya diharapkan bakal memengaruhi keputusan untuk membeli hunian serta mengangkat nilai jual hunian. Mengusung konsep alam pedesaan Bali, taman airini mampu menampung 4.600 orang. Sejak dibuka Maret 1998, menurut Ria, jumlah kunjungan sangat baik. "Rata-rata 90-100%," katanya. Ke depan, pihaknya akan menambah dan meng-upgrade fasilitas permainan, seperti slide dan kolam renang. "Kami juga akan menekankan konsep sebagai satu-satunya green water park di Indonesia."
Gehat bisnis taman air ini tak hanya marak di Jakarta dan sekitarnya (lihat Tabel), berbagai kota lain pun ramai-ramai menghadirkan wisata berdimensi airini. Blitar sejak tahun lalu sudah memiliki taman air dengan nama Water Park Kota Blitar. Dengan dana kisaran Rp I 1 miliar, tempat wisata yang menghadirkan water boom dan bak tumpah milik Pemkot Blitar ini telah menjadi ikon barn kota ini. Tak mau ketinggalan, PT Pondok Solo Permai (PSP) juga membangun Pandawa Water World di kawasan Solo Baru. Dengan investasi Rp 50 miliar lebih, diakui Kunto Harjono, Komisans PSP, sarana wisata air tersebut merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Fasilitas yang tersedia antara lain surving boogie. "Pengunjung bisa melakukan olah raga selancar sambil tiduran. Ini satu-satunya di Indonesia," kata Frans Siswanto, dari bagian operasional Pandawa Water World.
Di Indramayu, Surabaya, Kuta, atau Palangkaraya, taman air juga menjadi tempat wisata yang dibanjiri pengunjung setiap akhir pekan. Di Surabaya ada Ciputra Water Park. Mengusung konsep 1001 malam, wisata air terlengkap di Kota Buaya ini menyediakan kolam-kolam dengan tema berbeda. Di Kuta (Bali), ada WaterBom, yang didesain dengan tema sungai di tengah hutan. Sarana wisata air ini mempunyai banyakpermainan, seperti meluncur dari ketinggian 25 meter, kecuraman hampir 90 derajat, dengan kecepatan 70 km/jam. Sukses WaterBoom di Kuta ini membuat pemiliknya, PT Agung Sedayu Group, membuka tempat serupa di Pantai Indah Kapuk. Di lahan seluas 3,5 ha, Water Bom Jakarta ini beroperasi sejak akhir 2006 dengan investasi US$ 7 juta.
Saranawisata airjuga tengah dibangun di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, oleh PT PembangunanJaya. Taman air ini berada di dalam kompleks Temanggung Tilung seluas 34 ha yang didesain sebagai gelanggang olah raga, pasar seni, hotel, taman air, hall tempat pertunjukan, dan taman kota. Indramayu pun sebentar lagi akan memiliki objek wisata air. Terletak di tepi Jalan Raya PatrolHaurgeulis, kolam renang bertaraf internasional dengan nama Patrol Water Park (PWP) ini akan dibangun oleh empat investor lokal dengan anggaran Rp 3,7 miliar. Ditargetkan, pembangunan PWP akan selesai Oktober mendatang. Jadi, warga Indramayu yang ingin merasakan sensasi petualangan air tak perlu jauh jauh menyambangi Bogor atau Bekasi.0
Fadlly Murdani dan Henni T Soelaeman
Riset: Ratu Nurul Hanifah